Selasa, 05 Juni 2012

[Programming]Menu Java

Ok kali ini kita bertemu dengan tema yang berbeda, program ini sudah dibuat cukup lama cuman baru sekarang-sekarang saya tulis didalam blog. Pemrograman Java adalah Bahasa Pemrograman yang pertama kali saya pelajari, karena ketertarikan dengan Java maka iseng-iseng ngoprek yang kayak gini, dari pada penasaran enggak kesampaian makanya saya buat program kayak gini di Java.
Sebenarnya simpel programnya nampilin output Kotak, Segitiga dan Persegi namun tidak ditampilkan secara Konsol melainkan kita gunakan GUI tampilan Grafis. Pembentukan Form juga dilakukan dengan Script, disini saya menggunakan Inputan dengan JOptionPane.
Tanpa Panjang Lebar berikut Coding Program nya : 

import javax.swing.*;
import java.awt.event.*;
import java.awt.*;
public class freame implements ActionListener {
    public JLabel kotak,segitiga,persegi;
    public JButton btnkotak,btnsegitiga,btnpersegi;
    public freame(){
       
    kotak =new JLabel("kotak");
    kotak.setLocation(10,15);
    kotak.setSize(kotak.getPreferredSize());
   
    segitiga =new JLabel("segitiga");
    segitiga.setLocation(10,55);
    segitiga.setSize(segitiga.getPreferredSize());
   
    persegi =new JLabel("persegi");
    persegi.setLocation(10,95);
    persegi.setSize(persegi.getPreferredSize());
   
    btnkotak=new JButton("GO");
    btnkotak.setLocation(70,10);
    btnkotak.setSize(btnkotak.getPreferredSize());
    btnkotak.addActionListener(this);
   
    btnsegitiga=new JButton("GO");
    btnsegitiga.setLocation(70,50);
    btnsegitiga.setSize(btnsegitiga.getPreferredSize());
    btnsegitiga.addActionListener(this);
   
    btnpersegi=new JButton("GO");
    btnpersegi.setLocation(70,90);
    btnpersegi.setSize(btnpersegi.getPreferredSize());
    btnpersegi.addActionListener(this);
}
    public void actionPerformed(ActionEvent kejadian){
        if(kejadian.getSource()==btnsegitiga){
            segitiga();
        }
        else if(kejadian.getSource()==btnkotak){
            kotak();
        }
        else if(kejadian.getSource()==btnpersegi){
            persegi();
        }
    }
    public void segitiga(){
        String input=JOptionPane.showInputDialog(null,"Mau Berapa ?");
        int banyak=Integer.parseInt(input);
        StringBuffer sbuff=new StringBuffer();
       
        for(int i=0;i<=banyak;i++){
            for(int j=banyak;j>=i;j--){
                sbuff.append(" ");
            }
            for(int j=1;j<=i;j++){
                sbuff.append(" *");
            }
           sbuff.append("\n");
        }
        JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasilnya Adalah\n"+sbuff.toString());
    }
    public void kotak(){
        String input=JOptionPane.showInputDialog(null,"Mau Berapa ?");
        int kotak=Integer.parseInt(input);
        StringBuffer sb=new StringBuffer();
        for(int i=1;i<=kotak;i++){
            for(int j=kotak;j>=i;j--){
                sb.append("");
            }
            for(int j=1;j<=kotak;j++){
                sb.append("    *");
            }
            sb.append("\n");
        }
        JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasilnya\n"+sb.toString());
    }
    public void persegi(){
        String pj=JOptionPane.showInputDialog(null,"Masukkan Panjang");
        int panjang=Integer.parseInt(pj);
        String lb=JOptionPane.showInputDialog(null,"Masukkan Lebar");
        int lebar=Integer.parseInt(lb);
        StringBuffer sb=new StringBuffer();
        for(int i=1;i<=panjang;i++){
            for(int j=panjang;j>=i;j--){
                sb.append("");
            }
            for(int j=0;j<lebar;j++){
                sb.append(" *");
            }
            sb.append("\n");
        }
        JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasilnya\n"+sb.toString());
    }
   
    public void AJA(){
        JFrame frameaja = new JFrame("Menu Java");
        frameaja.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
        frameaja.setLayout(null);
        frameaja.setBounds(0, 0, 200, 170);
        frameaja.setLocationRelativeTo(null);
        frameaja.setVisible(true);
        frameaja.getContentPane().add(kotak);
        frameaja.getContentPane().add(segitiga);
        frameaja.getContentPane().add(persegi);
        frameaja.getContentPane().add(btnkotak);
        frameaja.getContentPane().add(btnsegitiga);
        frameaja.getContentPane().add(btnpersegi);
    }
    public static void main(String[]args){
        freame ai=new freame();
        ai.AJA();
    }
}

Output :
Menu Awal


Input Kotak
Output Kotak
Input Segitiga
Output Segitiga
Input Panjang Persegi

Input Lebar Persegi

Output Persegi



 
Simpel bukan ? ya memang simpel sekali, karena timbul pikiran iseng makanya ngoprek-oprek yang kayak gini.
Semoga para pembaca dapat manfaat dari tulisan dan program yang saya buat, sekedar untuk berbagi ilmu dan program. Untuk analisa nya coba anda analisa sendiri, karena program ini amatlah terlalu simpel jadi pasti anda sudah mengerti dengan apa yang dibuat.
Terima Kasih.

[Programming]Trapesium Kosong Ruby

Kembali lagi dengan program-program yang sudah saya buat, kali ini saya membuat program Ruby yaitu membentuk Trapesium yang bagian tengahnya Kosong alias Bolong.
Setelah bersusah payah mengOprek-oprek bareng teman saya di kelas, akhirnya jadi juga bentuk Trapesium yang bolong ditengahnya.
Ok tanpa panjang - panjang langsung aja kita ke Listing Programnya :

#author By : Raditya Fajar
system("cls")
print "Masukkan Mau Berapa : "
inp = gets.to_i
puts
if inp != 1 then
inp-=1
inp.times do
print " "
end
(inp+1).times do
print "^"
print " "
end

puts
for i in 2..inp
   for j in i..inp
   print " "
   end
print "^ "
   for k in 0..inp-2
   print " "
   print " "
   end
   for l in 0..i-2
   print " "
   print " "
   end
puts "^"
end

x=(inp*2)+1
x.times do
print "^"
print " "
end
puts

else
puts "================================"
puts "=Maaf, Input Harus Lebih Dari 1="
puts "================================"
puts
end

Output : 

Output Program Trapesium


Ok sekarang kita analisa sedikit tentang program tersebut. Disini saya membuat bentuk trapesium tersebut kembali dengan melakukan eksekusi perintah yang terpisah-pisah, dimana pada bagian atas trapesium kita buat perintah nya sendiri sama dengan bagian alas dari trapesium. Jadi untuk badan dari trapesium dan bagian bolongnya kita buat dengan memberikan jarak spasi untuk mencetak titik awal dari luar trapesium, selanjutnya kita cetak spasi kosong setelahnya kita buat kembali titik untuk menutup badan trapesiumnya, tentunya proses ini akan terus bejalan sesuai dengan perhitungan yang ada agar bentuk yang kita inginkan tercapai.
Demikian Tulisan yang saya buat, semoga bermanfaat kembali untuk anda yang membaca.
Terima Kasih

[Programming]Roket Python

  Pada Post sebelumnya saya membuat Roket dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Ruby. Maka kali ini saya membuat program tersebut dengan menggunakan bahasa pemrograman PYTHON.
  Secara keseluruhan proses pembentukan objek-objek roketnya sama, dengan metode yang sama. Hanya terdapat perbedaan pada penulisan sintaks program, yang pada dasarnya membedakan dengan bahasa-bahasa pemrograman lainnya.
Ok langsung saja pada Program PYTHON nya, berikut Listing Programnya :

print "=ROKET PYTHON="
inp=input("Mau Berapa Besar ? ")
inp=inp-1

for i in range(0,inp+2,1):
 for j in range(0,i,1):
  print "*",
 print ""

for i in range(0,(inp+1),1):
 for j in range(0,(inp*6),1):
  print "X",
 for k in range(1,i+2,1):
  print "*",
 print ""

for i in range(0,(inp),1):
 for j in range(0,(inp*6),1):
  print "X",
 for k in range(i,(inp),1):
  print "*",
 print ""

for i in range(0,inp+1,1):
 for j in range(inp+1,i,-1):
  print "*",
 print ""

Output :
Output Program















Nah, sekarang kita bandingkan dengan Program Ruby sebelumnya.
Bahwa disini kita dapat menganalisa persamaan dan perbedaan dari kedua program, berikut adalah analisa saya :
Persamaan

  • Pada program Ruby maupun Python terdapat statement print yaitu untuk mencetak keluaran, untuk mencetak output berupa STRING keduanya menggunakan tanda Petik (“ “).
  • Untuk statement perulangan keduanya memiliki perulangan for

Perbedaan
  • Walaupun program python dan ruby memiliki perintah untuk mencetak dengan statement print, namun pada python perintah print adalah statement yang mencetak output dan mencetak baris baru setelahnya dan untuk mencetak output tanpa membuat baris baru kita gunakan tanda koma ( , ). Sedangkan pada program RUBY terdapat perintah print dan puts, perintah print digunakan ketika kita ingin mencetak output tanpa membuat baris baru setelahnya, dan puts untuk mencetak output dan membuat baris baru setelahnya. Keduanya memiliki perbedaan penulisan program ketika ingin mencetak keluaran yang diinginkan.
  • Pada program PYTHON perintah yang digunakan untuk melakukan inputan adalah dengan sintaks nama_variabel=input/raw_input, hanya ada 2 tipe inputan pada PYTHON yaitu inputan yang bertipe data Number dengan input dan inputan berupa String dengan raw_input. Sedangkan pada RUBY inputan dilakukan dengan meninisialisasikan variabel inputannya dibawah kalimat output yang menerima input dari ketikan keyboard. Dalam RUBY terdapat bermacam tipe inputan ada integer dengan gets.to_i untuk input bertipe data integer dan gets.to_s untuk input bertipe data String.
  • Dalam penulisan Perulangan RUBY dan PYTHON memiliki perbedaan yang cukup mencolok, pada PYTHON bentuk perulangan yang ada adalah ( for nama_variabel in range(nilai_awal,batas_perulangan,increment/decrement):) dengan perulangan nilai awal batas perulangan dan increment nya dituliskan didalam tanda kurung, dan penulisannya diakhiri dengan titik dua ( : ). Sedangkan pada RUBY bentuk perulangan yang digunakan adalah ( for variabel_perulangan in nilai_awal..batas_perulangan ) bentuk yang dipakai adalah dengan ( .. ) untuk menunjukan perulangannya. Pada RUBY perulangan tidak menggunakan titik dua untuk mengawali perulangan, namun pada RUBY setiap akhir perulangan dipisahkan dengan end.
  • Pada program PYTHON digunakan metode Identasi yaitu memisahkan blok program dengan menambahkan spasi, sedangkan pada program ruby tidak menggunakan indentasi untuk memisahkan blok program, yaitu dengan menggunakan end adalah memisahkan blok program satu dengan yang lainnya,
Itulah tadi Program Sederhana yang saya buat tentang program Roket dengan menggunakan PYTHON dan perbandingannya dengan program ruby yang telah saya buat.
Ok semoga tulisan saya ini dapat berguna bagi anda.
Terima Kasih.

[Programming]Roket RUBY

Pada kesempatan ini saya membuat program RUBY, yaitu program untuk membentuk gambar Roket di dalam Konsole.
Singkatnya pada program ini terdapat 3 bagian besar yang harus dibuat.
yaitu membentuk sayap roket pada bagian atas dan bawah, kedua membentuk badan roketnya, dan yang terakhir adalah membentuk ujung kepala dari roket. Dalam penulisan program kita membuat perintah yang berjalan dilakukan secara perbaris.
Ok , berikut ini Listing Program RUBY Roket :

puts "=ROKET RUBY="
print "Mau Berapa Besar ? "
inp=gets.to_i
inp=inp-1
for i in 0..(inp)
for j in 0..i
print "*"
print " "
end
print ""
puts
end

for i in 0..(inp)
for j in 1..(inp*6)
print "X"
print " "
end
for k in 0..i
print "*"
print " "
end
 print ""
 puts
end

for i in 0..(inp-1)
for j in 1..(inp*6)
print "X"
print " "
end
for k in i..inp-1
print "*"
print " "
end
 print ""
 puts
end

for i in 0..inp
for j in i..inp
print "*"
print " "
end
print ""
puts
end

OUTPUT :

Output Program


Terlihat bahwa terdapat 4 bagian besar perulangan FOR nya itu masing-masing untuk membentuk bagian-bagian dari roket, disini kita bagi dua badan dan kepala dari roketnya sehingga terdapat 2 perulangan untuk membuatnya.
Sekian Program Sederhana dari saya tentang ruby.
Semoga Bermanfaat.

Minggu, 13 Mei 2012

Kegelisahan


Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau grak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau grak gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mundar mandir dalam ruang tertentu sambil menundukan kepala, memandang jauh kedepan sambil mengepal-ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara dan lain lain.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran atau ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.
Sumber : E-Learning Universitas Gunadarma
Setiap orang pasti pernah merasakan gelisah dalam hidupnya, baik kegelisahan yang sifatnya sementara maupun berkepanjangan. Perasaan gelisah yang kita rasakan tentunya bukan karena sebab, biasanya kegelisahan yang menghampiri diri kita disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti terdapat pekerjaan yang belum juga terselesaikan, bisa juga karena penyesalan yang ada dalam hati kita sehingga membuat hati gelisah, perasaan menjadi tidak tenang ketika kita sedang menunggu-nunggu kabar dari seseorang, dan lain-lain.
Namun untuk kegelisahan yang berkepanjangan memiliki kasus yang lain, hal tersebut dapat juga dikarenakan tekanan atau depresi yang amat besar. Seseorang yang mengalami kegelisahan berkepanjangan biasanya hidupnya tertutup dari dunia luar, perilakunya sedikit menyimpang dari orang normal lainnya, tidak fokus terhadap kegiatannya, sehingga banyak hal yang terlewatkan karena kegelisahannya tersebut.
 Sebenarnya banyak hal yang dapat dilakukan agar kita dapat mengatasi rasa gelisah dalam diri kita, karena gelisah adalah perasaan yang gundah menyelimuti hati kita, tidak dapat tenang maupun beristirahat hingga sesuatu terjadi yang menyebabkan kegelisahan itu hilang. Banyak cara untuk menangani hal tersebut, salah satunya adalah usahakan diri anda tenang, segarkan kembali pikiran anda, anda dapat melakukan hal tersebut dengan media hiburan baik elektronik maupun yang lain, hal itu akan mengalihkan pikiran anda dari kegelisahan tadi. Cukup dengan beristirahat menenangkan pikiran, tidak terus menerus memikirkan hal hal yang semakin membuat pikiran menjadi kacau, terus menerus memikirkannya akan membuat anda semakin kacau. Ya, dengan menaglihkan pikiran kita kehal hal yang lebih positif dan menyenangkan itu dapat menghilangkan kegelisahan yang datang pada kita. Tidak usah bersusah payah untuk menghilangkannya, cukup dengan tidak memikirkannya, lakukan kegiatan lain yang menyibukkan anda hingga anda nantinya akan lupa dengan perasaan gelisah yang ada pada diri anda.

Sabtu, 12 Mei 2012

Pandangan Hidup Tiket Masa Depan


              Pandangan Hidup dapat diartikan sebagai suatu pendapat atau pertimbangan yang akan dijadian sebagai pegangan, pediman , arahan atau petunjuk hidup didunia oleh seorang manusia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup tidak timbil seketika atau dalam waktu yang singkat, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus sehingga seseorang dapat mengakui kebenaran dari hasil pemikiran tersebut.
              Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
      1.       Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
      2.       Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut.
       3.       Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Sumber : E-Learning Universitas Gunadarma
              Pada dasarnya pandangan hidup adalah suatu pertimbangan yang dipikirkan oleh seseorang yang telah berlangsung terus menerus hasil dari pencarian seseorang. Maka dari itu jika seseorang memiliki pandangan hidup maka ia secara sendirinya hidup akan sesuai dengan apa yang dipikirkan, segala tindakan maupun  pemikiran ia bagaimana menjalani hidup ini merupakan hasil dari pegangan pedoman hidupnya berdasarkan pandangan hidupnya.
              Semua orang pasti mempunyai cita-cita, maka penerapan pandangan hidup seseorang dapat diterapkan pada pemikiran seseorang bagaimana ia menggapai cita-citanya dihari nanti. Mengenai bagaimana ia berperilaku akan mempengahusi jalannya proses penggapaian cita-cita tersebut. Dengan pandangan hidup , seseorang akan lebih terarah tujuan hidupnya, sehingga pencapaian yang didapatkan seseorang merupakan buah hasil dari pemikiran orang itu sendiri bagaimana ia memandang kehidupannya.
               Sebagai tiket masa depan maka seseorang yang memiliki pandangan hidup beragama yang baik, dengan pondasi agama yang kuat maka arah tujuan orang itu akan menuju ke arah yang positif, karena pada dasarnya tindakan tindakan yang dibolehkan oleh agama adalah tindakan yang baik, sehingga bagaimanapun seseorang bertindak dengan pegangan agama yang kuat, maka proses perjalanan hidup orang itu akan baik, mudah diterima oleh masyarakat, tidak mendapatkan banyak hal-hal yang menghambat cita-citanya. Oleh karena itu pandangan hidup amatlah penting agar seseorang dapat lebih terarah arah tujuan hidupnya, pengambilan keputusan merupakan hal yang didasarkan oleh pandangan hidup,dengan pemikiran yang ada pada dirinya ia dapat menentukan sendiri jalan hidupnya.

Relevansi Antara Tanggung Jawab dengan Kesuksesan

             Kita tahu bahwa berani berbuat berarti kita juga harus berani bertanggung jawab, tanggung jawab sendiri menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberkan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Sumber E-Learning Universitas Gunadarma
              Ketika kita diberikan kepercayaan oleh seseorang maka kita harus mempertahankan kepercayaan yang orang telah berikan, yaitu dengan cara bertanggung jawab terhadap tugas yang diberi. Dengan melaksanakan kewajiban kita maka orang akan percaya kepada kita, bahwa kita dapat diandalkan dan dapat dipercaya sepenuhnya. Mendapatkan kepercayaan orang lain merupakan hal yang sulit, karena ketika kita sudah membuat sebuah komitmen maka semakin sult juga kita mempertahankan kepercayaan tersebut. Oleh karena itu kita sebisa mungkin selalu membuat orang tetap percaya dengan kita dengan bertanggung jawab.
           Dengan selalu bersikap bertanggung jawab maka, kesuksesan tidak akan jauh dari diri kita. Kita tidak membuat orang lain kecewa dengan setiap tugas yang diberikan kepada kita, kita laksanakan dengan baik. Maka orang lain melihat kita adalah orang yang penuh dengan tanggung jawab, dan dapat diandalkan dalam situasi dan kondisi apapun nantinya. Tentang hubungan dengan kesuksesan yang didapat, maka tanggung jawab merupakan komponen yang terpenting didalam dunia kerja nanti ataupun dalam bidang apapun, karena dengan mendapatkan kepercayaan dari orang lain kita seterusnya akan dipandang baik oleh orang lain disekitar kita. Takkala kesuksesan akan selalu menghampiri kita dengan keteladanan dari tanggung jawab yang telah kita laksanakan.
              Sebagai contoh seorang mahasiswa mempunyai tanggung jawab untuk belajar, mencari ilmu setinggi – tingginya diperguruan tinggi agar sukses nantinya, dengan bersikap penuh tanggung jawab maka kita akan selalu belajar dengan baik dan tekun, hasil dari kerja tersebut pastinya akan membuat cetakan prestasi yang sangat bagus, dengan prestasi yang bagus nicaya semua orang akan membutuhkan kita. Hanya dengan bertanggung jawab penuh dengan tugas belajar kita, maka kita akan mendapatkan kesuskesan dari hasil pemenuhan tanggung jawab tersebut.
              Oleh karena itu dengan bersikap penuh tanggung jawab maka kesuksesan akan selalu menghampiri diri kita, jadi selalulah bersikap penuh dengan tanggung jawab agar dapat dipecaya oleh orang lain dimanapun dan kapanpun. Karena dengan kepercayaan yang kita dapatkan maka kita dapat ditempatkan dalam berbagai posisi dan situasi itulah kunci dari keberhasilan.

Selasa, 05 Juni 2012

[Programming]Menu Java

Ok kali ini kita bertemu dengan tema yang berbeda, program ini sudah dibuat cukup lama cuman baru sekarang-sekarang saya tulis didalam blog. Pemrograman Java adalah Bahasa Pemrograman yang pertama kali saya pelajari, karena ketertarikan dengan Java maka iseng-iseng ngoprek yang kayak gini, dari pada penasaran enggak kesampaian makanya saya buat program kayak gini di Java.
Sebenarnya simpel programnya nampilin output Kotak, Segitiga dan Persegi namun tidak ditampilkan secara Konsol melainkan kita gunakan GUI tampilan Grafis. Pembentukan Form juga dilakukan dengan Script, disini saya menggunakan Inputan dengan JOptionPane.
Tanpa Panjang Lebar berikut Coding Program nya : 

import javax.swing.*;
import java.awt.event.*;
import java.awt.*;
public class freame implements ActionListener {
    public JLabel kotak,segitiga,persegi;
    public JButton btnkotak,btnsegitiga,btnpersegi;
    public freame(){
       
    kotak =new JLabel("kotak");
    kotak.setLocation(10,15);
    kotak.setSize(kotak.getPreferredSize());
   
    segitiga =new JLabel("segitiga");
    segitiga.setLocation(10,55);
    segitiga.setSize(segitiga.getPreferredSize());
   
    persegi =new JLabel("persegi");
    persegi.setLocation(10,95);
    persegi.setSize(persegi.getPreferredSize());
   
    btnkotak=new JButton("GO");
    btnkotak.setLocation(70,10);
    btnkotak.setSize(btnkotak.getPreferredSize());
    btnkotak.addActionListener(this);
   
    btnsegitiga=new JButton("GO");
    btnsegitiga.setLocation(70,50);
    btnsegitiga.setSize(btnsegitiga.getPreferredSize());
    btnsegitiga.addActionListener(this);
   
    btnpersegi=new JButton("GO");
    btnpersegi.setLocation(70,90);
    btnpersegi.setSize(btnpersegi.getPreferredSize());
    btnpersegi.addActionListener(this);
}
    public void actionPerformed(ActionEvent kejadian){
        if(kejadian.getSource()==btnsegitiga){
            segitiga();
        }
        else if(kejadian.getSource()==btnkotak){
            kotak();
        }
        else if(kejadian.getSource()==btnpersegi){
            persegi();
        }
    }
    public void segitiga(){
        String input=JOptionPane.showInputDialog(null,"Mau Berapa ?");
        int banyak=Integer.parseInt(input);
        StringBuffer sbuff=new StringBuffer();
       
        for(int i=0;i<=banyak;i++){
            for(int j=banyak;j>=i;j--){
                sbuff.append(" ");
            }
            for(int j=1;j<=i;j++){
                sbuff.append(" *");
            }
           sbuff.append("\n");
        }
        JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasilnya Adalah\n"+sbuff.toString());
    }
    public void kotak(){
        String input=JOptionPane.showInputDialog(null,"Mau Berapa ?");
        int kotak=Integer.parseInt(input);
        StringBuffer sb=new StringBuffer();
        for(int i=1;i<=kotak;i++){
            for(int j=kotak;j>=i;j--){
                sb.append("");
            }
            for(int j=1;j<=kotak;j++){
                sb.append("    *");
            }
            sb.append("\n");
        }
        JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasilnya\n"+sb.toString());
    }
    public void persegi(){
        String pj=JOptionPane.showInputDialog(null,"Masukkan Panjang");
        int panjang=Integer.parseInt(pj);
        String lb=JOptionPane.showInputDialog(null,"Masukkan Lebar");
        int lebar=Integer.parseInt(lb);
        StringBuffer sb=new StringBuffer();
        for(int i=1;i<=panjang;i++){
            for(int j=panjang;j>=i;j--){
                sb.append("");
            }
            for(int j=0;j<lebar;j++){
                sb.append(" *");
            }
            sb.append("\n");
        }
        JOptionPane.showMessageDialog(null,"Hasilnya\n"+sb.toString());
    }
   
    public void AJA(){
        JFrame frameaja = new JFrame("Menu Java");
        frameaja.setDefaultCloseOperation(JFrame.EXIT_ON_CLOSE);
        frameaja.setLayout(null);
        frameaja.setBounds(0, 0, 200, 170);
        frameaja.setLocationRelativeTo(null);
        frameaja.setVisible(true);
        frameaja.getContentPane().add(kotak);
        frameaja.getContentPane().add(segitiga);
        frameaja.getContentPane().add(persegi);
        frameaja.getContentPane().add(btnkotak);
        frameaja.getContentPane().add(btnsegitiga);
        frameaja.getContentPane().add(btnpersegi);
    }
    public static void main(String[]args){
        freame ai=new freame();
        ai.AJA();
    }
}

Output :
Menu Awal


Input Kotak
Output Kotak
Input Segitiga
Output Segitiga
Input Panjang Persegi

Input Lebar Persegi

Output Persegi



 
Simpel bukan ? ya memang simpel sekali, karena timbul pikiran iseng makanya ngoprek-oprek yang kayak gini.
Semoga para pembaca dapat manfaat dari tulisan dan program yang saya buat, sekedar untuk berbagi ilmu dan program. Untuk analisa nya coba anda analisa sendiri, karena program ini amatlah terlalu simpel jadi pasti anda sudah mengerti dengan apa yang dibuat.
Terima Kasih.

[Programming]Trapesium Kosong Ruby

Kembali lagi dengan program-program yang sudah saya buat, kali ini saya membuat program Ruby yaitu membentuk Trapesium yang bagian tengahnya Kosong alias Bolong.
Setelah bersusah payah mengOprek-oprek bareng teman saya di kelas, akhirnya jadi juga bentuk Trapesium yang bolong ditengahnya.
Ok tanpa panjang - panjang langsung aja kita ke Listing Programnya :

#author By : Raditya Fajar
system("cls")
print "Masukkan Mau Berapa : "
inp = gets.to_i
puts
if inp != 1 then
inp-=1
inp.times do
print " "
end
(inp+1).times do
print "^"
print " "
end

puts
for i in 2..inp
   for j in i..inp
   print " "
   end
print "^ "
   for k in 0..inp-2
   print " "
   print " "
   end
   for l in 0..i-2
   print " "
   print " "
   end
puts "^"
end

x=(inp*2)+1
x.times do
print "^"
print " "
end
puts

else
puts "================================"
puts "=Maaf, Input Harus Lebih Dari 1="
puts "================================"
puts
end

Output : 

Output Program Trapesium


Ok sekarang kita analisa sedikit tentang program tersebut. Disini saya membuat bentuk trapesium tersebut kembali dengan melakukan eksekusi perintah yang terpisah-pisah, dimana pada bagian atas trapesium kita buat perintah nya sendiri sama dengan bagian alas dari trapesium. Jadi untuk badan dari trapesium dan bagian bolongnya kita buat dengan memberikan jarak spasi untuk mencetak titik awal dari luar trapesium, selanjutnya kita cetak spasi kosong setelahnya kita buat kembali titik untuk menutup badan trapesiumnya, tentunya proses ini akan terus bejalan sesuai dengan perhitungan yang ada agar bentuk yang kita inginkan tercapai.
Demikian Tulisan yang saya buat, semoga bermanfaat kembali untuk anda yang membaca.
Terima Kasih

[Programming]Roket Python

  Pada Post sebelumnya saya membuat Roket dengan menggunakan Bahasa Pemrograman Ruby. Maka kali ini saya membuat program tersebut dengan menggunakan bahasa pemrograman PYTHON.
  Secara keseluruhan proses pembentukan objek-objek roketnya sama, dengan metode yang sama. Hanya terdapat perbedaan pada penulisan sintaks program, yang pada dasarnya membedakan dengan bahasa-bahasa pemrograman lainnya.
Ok langsung saja pada Program PYTHON nya, berikut Listing Programnya :

print "=ROKET PYTHON="
inp=input("Mau Berapa Besar ? ")
inp=inp-1

for i in range(0,inp+2,1):
 for j in range(0,i,1):
  print "*",
 print ""

for i in range(0,(inp+1),1):
 for j in range(0,(inp*6),1):
  print "X",
 for k in range(1,i+2,1):
  print "*",
 print ""

for i in range(0,(inp),1):
 for j in range(0,(inp*6),1):
  print "X",
 for k in range(i,(inp),1):
  print "*",
 print ""

for i in range(0,inp+1,1):
 for j in range(inp+1,i,-1):
  print "*",
 print ""

Output :
Output Program















Nah, sekarang kita bandingkan dengan Program Ruby sebelumnya.
Bahwa disini kita dapat menganalisa persamaan dan perbedaan dari kedua program, berikut adalah analisa saya :
Persamaan

  • Pada program Ruby maupun Python terdapat statement print yaitu untuk mencetak keluaran, untuk mencetak output berupa STRING keduanya menggunakan tanda Petik (“ “).
  • Untuk statement perulangan keduanya memiliki perulangan for

Perbedaan
  • Walaupun program python dan ruby memiliki perintah untuk mencetak dengan statement print, namun pada python perintah print adalah statement yang mencetak output dan mencetak baris baru setelahnya dan untuk mencetak output tanpa membuat baris baru kita gunakan tanda koma ( , ). Sedangkan pada program RUBY terdapat perintah print dan puts, perintah print digunakan ketika kita ingin mencetak output tanpa membuat baris baru setelahnya, dan puts untuk mencetak output dan membuat baris baru setelahnya. Keduanya memiliki perbedaan penulisan program ketika ingin mencetak keluaran yang diinginkan.
  • Pada program PYTHON perintah yang digunakan untuk melakukan inputan adalah dengan sintaks nama_variabel=input/raw_input, hanya ada 2 tipe inputan pada PYTHON yaitu inputan yang bertipe data Number dengan input dan inputan berupa String dengan raw_input. Sedangkan pada RUBY inputan dilakukan dengan meninisialisasikan variabel inputannya dibawah kalimat output yang menerima input dari ketikan keyboard. Dalam RUBY terdapat bermacam tipe inputan ada integer dengan gets.to_i untuk input bertipe data integer dan gets.to_s untuk input bertipe data String.
  • Dalam penulisan Perulangan RUBY dan PYTHON memiliki perbedaan yang cukup mencolok, pada PYTHON bentuk perulangan yang ada adalah ( for nama_variabel in range(nilai_awal,batas_perulangan,increment/decrement):) dengan perulangan nilai awal batas perulangan dan increment nya dituliskan didalam tanda kurung, dan penulisannya diakhiri dengan titik dua ( : ). Sedangkan pada RUBY bentuk perulangan yang digunakan adalah ( for variabel_perulangan in nilai_awal..batas_perulangan ) bentuk yang dipakai adalah dengan ( .. ) untuk menunjukan perulangannya. Pada RUBY perulangan tidak menggunakan titik dua untuk mengawali perulangan, namun pada RUBY setiap akhir perulangan dipisahkan dengan end.
  • Pada program PYTHON digunakan metode Identasi yaitu memisahkan blok program dengan menambahkan spasi, sedangkan pada program ruby tidak menggunakan indentasi untuk memisahkan blok program, yaitu dengan menggunakan end adalah memisahkan blok program satu dengan yang lainnya,
Itulah tadi Program Sederhana yang saya buat tentang program Roket dengan menggunakan PYTHON dan perbandingannya dengan program ruby yang telah saya buat.
Ok semoga tulisan saya ini dapat berguna bagi anda.
Terima Kasih.

[Programming]Roket RUBY

Pada kesempatan ini saya membuat program RUBY, yaitu program untuk membentuk gambar Roket di dalam Konsole.
Singkatnya pada program ini terdapat 3 bagian besar yang harus dibuat.
yaitu membentuk sayap roket pada bagian atas dan bawah, kedua membentuk badan roketnya, dan yang terakhir adalah membentuk ujung kepala dari roket. Dalam penulisan program kita membuat perintah yang berjalan dilakukan secara perbaris.
Ok , berikut ini Listing Program RUBY Roket :

puts "=ROKET RUBY="
print "Mau Berapa Besar ? "
inp=gets.to_i
inp=inp-1
for i in 0..(inp)
for j in 0..i
print "*"
print " "
end
print ""
puts
end

for i in 0..(inp)
for j in 1..(inp*6)
print "X"
print " "
end
for k in 0..i
print "*"
print " "
end
 print ""
 puts
end

for i in 0..(inp-1)
for j in 1..(inp*6)
print "X"
print " "
end
for k in i..inp-1
print "*"
print " "
end
 print ""
 puts
end

for i in 0..inp
for j in i..inp
print "*"
print " "
end
print ""
puts
end

OUTPUT :

Output Program


Terlihat bahwa terdapat 4 bagian besar perulangan FOR nya itu masing-masing untuk membentuk bagian-bagian dari roket, disini kita bagi dua badan dan kepala dari roketnya sehingga terdapat 2 perulangan untuk membuatnya.
Sekian Program Sederhana dari saya tentang ruby.
Semoga Bermanfaat.

Minggu, 13 Mei 2012

Kegelisahan


Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau grak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau grak gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mundar mandir dalam ruang tertentu sambil menundukan kepala, memandang jauh kedepan sambil mengepal-ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara dan lain lain.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari kecemasan. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekhawatiran atau ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.
Sumber : E-Learning Universitas Gunadarma
Setiap orang pasti pernah merasakan gelisah dalam hidupnya, baik kegelisahan yang sifatnya sementara maupun berkepanjangan. Perasaan gelisah yang kita rasakan tentunya bukan karena sebab, biasanya kegelisahan yang menghampiri diri kita disebabkan oleh berbagai macam hal, seperti terdapat pekerjaan yang belum juga terselesaikan, bisa juga karena penyesalan yang ada dalam hati kita sehingga membuat hati gelisah, perasaan menjadi tidak tenang ketika kita sedang menunggu-nunggu kabar dari seseorang, dan lain-lain.
Namun untuk kegelisahan yang berkepanjangan memiliki kasus yang lain, hal tersebut dapat juga dikarenakan tekanan atau depresi yang amat besar. Seseorang yang mengalami kegelisahan berkepanjangan biasanya hidupnya tertutup dari dunia luar, perilakunya sedikit menyimpang dari orang normal lainnya, tidak fokus terhadap kegiatannya, sehingga banyak hal yang terlewatkan karena kegelisahannya tersebut.
 Sebenarnya banyak hal yang dapat dilakukan agar kita dapat mengatasi rasa gelisah dalam diri kita, karena gelisah adalah perasaan yang gundah menyelimuti hati kita, tidak dapat tenang maupun beristirahat hingga sesuatu terjadi yang menyebabkan kegelisahan itu hilang. Banyak cara untuk menangani hal tersebut, salah satunya adalah usahakan diri anda tenang, segarkan kembali pikiran anda, anda dapat melakukan hal tersebut dengan media hiburan baik elektronik maupun yang lain, hal itu akan mengalihkan pikiran anda dari kegelisahan tadi. Cukup dengan beristirahat menenangkan pikiran, tidak terus menerus memikirkan hal hal yang semakin membuat pikiran menjadi kacau, terus menerus memikirkannya akan membuat anda semakin kacau. Ya, dengan menaglihkan pikiran kita kehal hal yang lebih positif dan menyenangkan itu dapat menghilangkan kegelisahan yang datang pada kita. Tidak usah bersusah payah untuk menghilangkannya, cukup dengan tidak memikirkannya, lakukan kegiatan lain yang menyibukkan anda hingga anda nantinya akan lupa dengan perasaan gelisah yang ada pada diri anda.

Sabtu, 12 Mei 2012

Pandangan Hidup Tiket Masa Depan


              Pandangan Hidup dapat diartikan sebagai suatu pendapat atau pertimbangan yang akan dijadian sebagai pegangan, pediman , arahan atau petunjuk hidup didunia oleh seorang manusia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup tidak timbil seketika atau dalam waktu yang singkat, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus sehingga seseorang dapat mengakui kebenaran dari hasil pemikiran tersebut.
              Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya. Akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
      1.       Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya.
      2.       Pandangan hidup yang berupa ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada Negara tersebut.
       3.       Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Sumber : E-Learning Universitas Gunadarma
              Pada dasarnya pandangan hidup adalah suatu pertimbangan yang dipikirkan oleh seseorang yang telah berlangsung terus menerus hasil dari pencarian seseorang. Maka dari itu jika seseorang memiliki pandangan hidup maka ia secara sendirinya hidup akan sesuai dengan apa yang dipikirkan, segala tindakan maupun  pemikiran ia bagaimana menjalani hidup ini merupakan hasil dari pegangan pedoman hidupnya berdasarkan pandangan hidupnya.
              Semua orang pasti mempunyai cita-cita, maka penerapan pandangan hidup seseorang dapat diterapkan pada pemikiran seseorang bagaimana ia menggapai cita-citanya dihari nanti. Mengenai bagaimana ia berperilaku akan mempengahusi jalannya proses penggapaian cita-cita tersebut. Dengan pandangan hidup , seseorang akan lebih terarah tujuan hidupnya, sehingga pencapaian yang didapatkan seseorang merupakan buah hasil dari pemikiran orang itu sendiri bagaimana ia memandang kehidupannya.
               Sebagai tiket masa depan maka seseorang yang memiliki pandangan hidup beragama yang baik, dengan pondasi agama yang kuat maka arah tujuan orang itu akan menuju ke arah yang positif, karena pada dasarnya tindakan tindakan yang dibolehkan oleh agama adalah tindakan yang baik, sehingga bagaimanapun seseorang bertindak dengan pegangan agama yang kuat, maka proses perjalanan hidup orang itu akan baik, mudah diterima oleh masyarakat, tidak mendapatkan banyak hal-hal yang menghambat cita-citanya. Oleh karena itu pandangan hidup amatlah penting agar seseorang dapat lebih terarah arah tujuan hidupnya, pengambilan keputusan merupakan hal yang didasarkan oleh pandangan hidup,dengan pemikiran yang ada pada dirinya ia dapat menentukan sendiri jalan hidupnya.

Relevansi Antara Tanggung Jawab dengan Kesuksesan

             Kita tahu bahwa berani berbuat berarti kita juga harus berani bertanggung jawab, tanggung jawab sendiri menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberkan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Sumber E-Learning Universitas Gunadarma
              Ketika kita diberikan kepercayaan oleh seseorang maka kita harus mempertahankan kepercayaan yang orang telah berikan, yaitu dengan cara bertanggung jawab terhadap tugas yang diberi. Dengan melaksanakan kewajiban kita maka orang akan percaya kepada kita, bahwa kita dapat diandalkan dan dapat dipercaya sepenuhnya. Mendapatkan kepercayaan orang lain merupakan hal yang sulit, karena ketika kita sudah membuat sebuah komitmen maka semakin sult juga kita mempertahankan kepercayaan tersebut. Oleh karena itu kita sebisa mungkin selalu membuat orang tetap percaya dengan kita dengan bertanggung jawab.
           Dengan selalu bersikap bertanggung jawab maka, kesuksesan tidak akan jauh dari diri kita. Kita tidak membuat orang lain kecewa dengan setiap tugas yang diberikan kepada kita, kita laksanakan dengan baik. Maka orang lain melihat kita adalah orang yang penuh dengan tanggung jawab, dan dapat diandalkan dalam situasi dan kondisi apapun nantinya. Tentang hubungan dengan kesuksesan yang didapat, maka tanggung jawab merupakan komponen yang terpenting didalam dunia kerja nanti ataupun dalam bidang apapun, karena dengan mendapatkan kepercayaan dari orang lain kita seterusnya akan dipandang baik oleh orang lain disekitar kita. Takkala kesuksesan akan selalu menghampiri kita dengan keteladanan dari tanggung jawab yang telah kita laksanakan.
              Sebagai contoh seorang mahasiswa mempunyai tanggung jawab untuk belajar, mencari ilmu setinggi – tingginya diperguruan tinggi agar sukses nantinya, dengan bersikap penuh tanggung jawab maka kita akan selalu belajar dengan baik dan tekun, hasil dari kerja tersebut pastinya akan membuat cetakan prestasi yang sangat bagus, dengan prestasi yang bagus nicaya semua orang akan membutuhkan kita. Hanya dengan bertanggung jawab penuh dengan tugas belajar kita, maka kita akan mendapatkan kesuskesan dari hasil pemenuhan tanggung jawab tersebut.
              Oleh karena itu dengan bersikap penuh tanggung jawab maka kesuksesan akan selalu menghampiri diri kita, jadi selalulah bersikap penuh dengan tanggung jawab agar dapat dipecaya oleh orang lain dimanapun dan kapanpun. Karena dengan kepercayaan yang kita dapatkan maka kita dapat ditempatkan dalam berbagai posisi dan situasi itulah kunci dari keberhasilan.